Indonesian
Thursday 24th of May 2018

W. Christopher Busch: Hanya Percaya Satu Tuhan

W. Christopher Busch: Hanya Percaya Satu Tuhan

REPUBLIKA.CO.ID,  W. Christopher Busch selalu percaya pada Tuhan, penguasa tertinggi yang menciptakan segala sesuatu. "Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen, meski saya jarang menghadiri kebaktian kecuali acara khusus, seperti Paskah dan Natal," ucap dia seperti dilansir onislam.net, Senin (2/6).

 

Busch selalu berusaha menjalin ikatan spiritual dengan Tuhan, namun tidak pernah bisa sepenuhnya menjalin hubungan dengan beberapa alasan. Pernah dia menghadiri layanan gereja, tapi itu hanya sekedar cara untuk mendekati seorang perempuan. "Jadi selalu ada alasan yang membuat saya ke gereja, bukan karena panggilan," kata dia. 

 

Kehidupan spiritualnya tak jua membaik meski iya telah melangsungkan pernikahan. Tapi ia selalu berusaha untuk mencari hubungan dengan pencipta. Lagi-lagi, ia menemukan kesempatan itu tapi melalui alasan bukan lagi panggilan. Kali ini, ia ingin mencoba kembali berumah tangga, namun syaratnya, ia harus rutin ke gereja.

 

"Aku mencintainya, tapi saya tidak bisa membohongi keinginan untuk tidak ke gereja," ucap dia.

 

Sebelum ulang tahun ke-33, Busch mencari informasi tentang Islam. Ini dilakukannya lantaran ia percaya bahwa ada satu Tuhan. Ketika mencari informasi tentang Islam, ada beberapa hal menarik diperolehnya. Salah satunya, fakta bahwa Islam memiliki pandangan berbeda tentang yesus.

 

"Sejak itu, saya ingin menjadi seorang Muslim," kata dia. Selanjutnya, langkah pertama yang ia lakukan, yakni mencari terjemahan Alquran. Dari terjemahan itu, Bucsh semakin yakin dengan keinginannya menjadi Muslim. "Alhamdulillah, saya ucapkan dua kalimat syahadat," kata dia.,

 

Busch selanjutnya bekerja di pusat medis Angkatan Darat AS. Di sana, mereka juga mengelar shalat Jumat. Sayang, ia tidak pernah bisa hadir karena pekerjaan. 

"Saya merasa bahwa perubahan akan terjadi dalam hidup saya , tetapi hanya Allah yang tahu apa itu . Aku merasa seperti orang baru dan mengetahui keputusan saya benar . Semoga Allah selalu membimbing jalan saya menuju kebijaksanaan dan kebenaran," kata dia.


source : Republika Online

latest article

  Jennifer Berzon: Saya Banyak Belajar dari Umm Ahmed
  Jayne Kemp, seorang Polwan yang Jatuh Cinta kepada Islam
  Cassiano: Saat Melihat Kabah, Saya Menangis Sepanjang Menunaikan Shalat
  Hadis Akhlak Ushul Kafi: Doa (Bagian 2)
  Hadis Akhlak Ushul Kafi: Berbohong
  W. Christopher Busch: Hanya Percaya Satu Tuhan
  Suara Adzan Membuat Hati Maria Tergetar
  Mahasiswa Myanmar: Pilihanku Jatuh ke Syiah, Setelah Banyak Mengkaji
  Seorang Wanita Amerika Masuk Islam di Makam Imam Ridha
  Khalid Paschalis: Islam tampak lebih logis

user comment

بازدید ترین مطالب سال

انتخاب کوفه به عنوان مقر حکومت امام علی (ع)

داستانى عجيب از برزخ مردگان‏

حکایت خدمت به پدر و مادر

فلسفه نماز چیست و ما چرا نماز می خوانیم؟ (پاسخ ...

سِرِّ نديدن مرده خود در خواب‏

چگونه بفهميم كه خداوند ما را دوست دارد و از ...

رضايت و خشنودي خدا در چیست و چگونه خداوند از ...

سرانجام كسي كه نماز نخواند چه مي شود و مجازات ...

طلبه ای که به لوستر های حرم امیر المومنین ...

مرگ و عالم آخرت

پر بازدید ترین مطالب ماه

شاه کلید آیت الله نخودکی برای یک جوان!

فضیلت ماه مبارک رمضان

حاجت خود را جز نزد سه نفر نگو!!

ماه رمضان، ماه توبه‏

عظمت آية الكرسی (1)  

با این کلید، ثروتمند شوید!!

ذکری برای رهایی از سختی ها و بلاها

راه ترک خودارضایی ( استمنا ) چیست؟

آيا فكر گناه كردن هم گناه محسوب مي گردد، عواقب ...

اعلام برنامه سخنرانی استاد انصاریان در ماه ...

پر بازدید ترین مطالب روز

رفع گرفتاری با توسل به امام رضا (ع)

منظور از ولایت فقیه چیست ؟

نعمت‌ هایی که جایگزینی براي آن‌ ها نیست.

تنها گناه نابخشودنی

داستان شگفت انگيز سعد بن معاذ

چند روايت عجيب در مورد پدر و مادر

در ده بالادست، چينه‏ ها كوتاه است

استاد انصاریان در گفتگو با خبرگزاری مهر: جزای ...

چرا باید حجاب داشته باشیم؟

تقيه چيست و انجام آن در چه مواردي لازم است؟